Pelatih Turki Tolak Mundur Meski Turki Tersingkir, Montella: Saya Tidak Akan Pergi
Vincenzo Montella menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih timnas Turki meskipun gagal membawa Crescent Stars melangkah lebih jauh dari fase grup Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan Montella usai Turki mengalahkan Amerika Serikat 3-2 dalam laga terakhir Grup D di Stadion SoFi Los Angeles, Jumat (26/6/2026).
Kemenangan atas AS menjadi satu-satunya kemenangan Turki di turnamen ini. Sebelumnya Turki menelan dua kekalahan beruntun yaitu 0-2 dari Australia dan 0-1 dari Paraguay. Tiga kekalahan beruntun dalam fase grup membuat Turki terparkir di posisi juru kunci dengan nol poin, meski akhirnya bisa merayakan satu kemenangan dramatis sebagai penutup.
Dalam laga kontra AS, Turki menunjukkan karakter dan mental juang yang sesungguhnya. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Auston Trusty di menit ke-3, Arda Guler menyamakan kedudukan di menit ke-10. Orkun Kokcu membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-31. AS sempat menyamakan skor di menit ke-49 melalui Sebastian Berhalter, namun Kaan Ayhan menutup perlawanan dengan gol dramatis di menit ke-90 ditambah delapan menit.
Montella yang didapuk melatih Turki sejak 2023 menyatakan bahwa hasil di Piala Dunia ini menjadi bahan evaluasi serius bagi federasi dan seluruh jajaran kepelatihan. Ia mengakui Turki tampil tidak konsisten sepanjang fase grup namun menolak menjadikannya sebagai alasan untuk meninggalkan kursi kepelatihan.
Federasi Sepak Bola Turki belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan Montella. Turki kini harus kembali membangun momentum menuju kualifikasi Piala Dunia 2030 setelah perjalanan di Amerika Utara berakhir lebih awal dari harapan.
