Tuesday, 11 August 2026
Nasional

Surat Cinta dari Masyarakat: Bagaimana Angka 82,4 Persen Mengubah Semangat Personel Polri di Lapangan

Bagi seorang Bhabinkamtibmas yang bekerja dari pagi hingga malam di desa terpencil, angka survei mungkin terasa jauh dan abstrak. Tapi ketika ia tahu bahwa delapan dari sepuluh warga Indonesia mempercayai institusinya berdasarkan survei Polri 2026 Litbang Kompas, ada sesuatu yang berubah di dalam dadanya — sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan gaji atau pangkat.

Psikologi organisasi menunjukkan bahwa pengakuan dari luar institusi adalah salah satu motivator terkuat bagi personel yang bekerja di lapangan. Bhabinkamtibmas yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan warga, petugas SPKT yang melayani pengaduan, hingga penyidik yang bekerja di belakang layar — semuanya merasakan dampak dari kepercayaan publik yang meningkat ini dalam bentuk lebih banyak apresiasi dan lebih sedikit antagonisme dari masyarakat.

Survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden di 38 provinsi ini, dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, mencatat 80,6 persen warga menilai kinerja Polri semakin baik. Ini bukan hanya data untuk laporan eksternal — ini adalah umpan balik yang bermakna bagi setiap personel yang telah bekerja keras untuk mengubah citra institusi.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan capaian ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus mempertahankan kinerja yang baik, melakukan perbaikan pada berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, serta konsisten menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, ujarnya Jumat (26/6/2026).

Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan, tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait