Monday, 10 August 2026
Nasional

Lima Faktor yang Tidak Banyak Orang Tahu di Balik Lonjakan Kepercayaan Polri ke 82,4 Persen

Ketika sebuah institusi berhasil mendorong kepercayaan publik ke 82,4 persen setelah sempat terpuruk ke 44,5 persen, pertanyaan wajar yang muncul adalah: apa yang sesungguhnya terjadi? Jawabannya bukan satu hal — melainkan lima faktor yang bekerja secara diam-diam namun berdampak besar sebagaimana diidentifikasi dari survei Polri 2026 Litbang Kompas.

Pertama, pelibatan masif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di lapangan. Kehadiran fisik dan humanis aparat di tingkat komunitas paling bawah menciptakan perubahan persepsi yang tidak bisa digantikan oleh program komunikasi mana pun.

Kedua, transparansi dalam menegakkan disiplin internal. Dengan 94,3 persen publik mengetahui sanksi tegas terhadap pelanggaran, Polri berhasil membangun narasi bahwa tidak ada anggota yang kebal hukum.

Ketiga, kepemimpinan Kapolri yang konsisten, tenang, dan responsif. Gaya kepemimpinan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang disebut analis Nasky Putra Tandjung sebagai salah satu kunci utama memberikan arah yang jelas bagi seluruh jajaran.

Keempat, inovasi layanan digital dan standarisasi melalui SPKT Presisi yang membuat pengalaman warga di kantor polisi lebih konsisten dan dapat diprediksi.

Kelima, pengungkapan kejahatan berskala besar yang membuktikan kemampuan dan keseriusan Polri melindungi masyarakat dari berbagai bentuk ancaman.

Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan, tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait