Tuesday, 11 August 2026
Nasional

Analisis: Mengapa Kelompok Perempuan Adalah Barometer Terbaik Kepercayaan Polri yang Sebenarnya

JAKARTA — Dalam analisis kepercayaan publik terhadap kepolisian, ada argumen kuat bahwa kelompok perempuan — terutama mereka yang pernah berinteraksi dengan Polri dalam kasus-kasus kejahatan berbasis gender — adalah barometer yang paling akurat tentang seberapa dalam perubahan nyata Polri sudah terjadi. Dan survei Polri 2026 Litbang Kompas dengan angka agregat 82,4 persen belum menjawab pertanyaan ini.

Perempuan yang menjadi korban kejahatan berbasis gender membutuhkan lebih dari sekadar polisi yang ramah di loket SPKT. Mereka membutuhkan aparat yang sensitif terhadap trauma, yang tidak menyalahkan korban, yang menjaga kerahasiaan identitas, dan yang menindaklanjuti laporan dengan serius.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak yang ada di berbagai Polres adalah respons institusional terhadap kebutuhan spesifik ini. Kenaikan kepuasan layanan dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen dan profesionalitas dari 7,76 menjadi 8,37 mencerminkan perbaikan umum yang dirasakan berbagai kelompok.

“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait