Tuesday, 11 August 2026
Nasional

Opini: Semua Orang Bilang “Jangan Terlena” — tapi Siapa yang Paling Didengar Polri?

JAKARTA — Setelah hasil survei Polri 2026 Litbang Kompas dirilis dengan kepercayaan publik 82,4 persen, nyaris setiap pihak yang merespons mengucapkan variasi dari kalimat yang sama: jangan terlena. Dari Istana hingga DPR, dari akademisi hingga aktivis — pesannya konsisten. Pertanyaan yang lebih menarik adalah: dalam konsert suara peringatan ini, suara siapakah yang paling didengar oleh jajaran Polri di lapangan?

Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memulai nadanya dengan apresiasi namun segera diikuti pengingat. “Saya berharap seluruh jajaran Polri punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menekankan hal serupa. “Capaian ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus mempertahankan kinerja yang baik, melakukan perbaikan pada berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, serta konsisten menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.

Analis Nasky Putra Tandjung mengibaratkan survei yang baik sebagai vitamin, bukan obat tidur. Capaian yang telah diraih harus mendorong Polri terus mempertahankan prestasi, memperbaiki kekurangan, dan menjaga kualitas pelayanan di seluruh jajaran.

“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait