Membaca Angka yang Bicara: Semua Data Survei Polri 2026 dalam Bahasa yang Semua Orang Bisa Pahami
Tidak semua orang nyaman dengan statistik. Tapi data survei Polri 2026 Litbang Kompas terlalu penting untuk hanya dipahami oleh mereka yang fasih dengan angka. Ini adalah upaya untuk menerjemahkan semua data itu — dari 82,4 persen hingga 8,37 — ke dalam bahasa yang terasa seperti cerita, bukan laporan.
Dari setiap 100 warga Indonesia yang disurvei: 82 orang menyatakan yakin kinerja Polri akan semakin baik, naik dari 76 orang pada 2025. Hanya 12 orang yang tidak yakin, dan 5 orang tidak bisa memberikan jawaban pasti. Dari mereka yang pernah mengunjungi kantor polisi: 80 dari 100 menyatakan fasilitasnya sudah nyaman. Dan dari semua responden: 81 dari 100 menilai kinerja Polri secara umum semakin baik dibanding tahun lalu.
Angka profesionalitas menggunakan skala berbeda: dari 10 poin maksimal, Polri mendapat skor 8,37 berdasarkan penilaian langsung oleh warga yang pernah berinteraksi dengan aparat melalui 20 aspek layanan — naik dari 7,76 setahun lalu. Dalam hal citra: 71 dari 100 warga menyimpan kesan positif tentang Polri, naik dari 64 setahun lalu. Kepuasan layanan: 68 dari 100 warga puas, naik dari 65.
Dalam konteks lembaga penegak hukum: Polri kini menempati posisi kepercayaan tertinggi dibandingkan Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan KPK. Dan di antara seluruh institusi negara, Polri masuk dalam lima yang paling dipercaya publik.
Polri memandang setiap hasil survei dan masukan dari masyarakat maupun DPR sebagai bagian penting dari proses evaluasi. Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. Survei dilaksanakan pada 9-18 April 2026, melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui wawancara tatap muka, dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
