Monday, 10 August 2026
Nasional

Polisi yang Dipercaya, Bisnis yang Berjalan: Ketika Kepercayaan kepada Polri Berubah Jadi Modal Ekonomi

Investor asing tidak hanya melihat infrastruktur jalan dan kebijakan pajak ketika mempertimbangkan berinvestasi di Indonesia. Mereka juga bertanya: seberapa aman? Seberapa bisa dipercaya sistem hukumnya? Jawaban dari survei Polri 2026 Litbang Kompas — 82,4 persen kepercayaan kepada Polri — adalah bagian dari jawaban itu.

Investor membutuhkan kepastian hukum dan keamanan berusaha. Ketika institusi kepolisian dipercaya publik, ia secara implisit memberikan sinyal bahwa kontrak akan ditegakkan, properti akan dilindungi, dan kejahatan ekonomi akan ditangani dengan serius. Polri yang memasuki jajaran lima institusi paling dipercaya publik adalah aset bagi Indonesia dalam menarik investasi — bukan hanya aset keamanan nasional.

Skor profesionalitas yang naik dari 7,76 menjadi 8,37 juga relevan dalam konteks ini. Investor yang pernah berinteraksi dengan Polri dalam urusan bisnis akan merasakan perbedaan yang dicerminkan oleh skor 8,37 ini dibandingkan dengan pengalaman di masa lalu.

Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara, ujar Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Sabtu (27/6/2026) — sebuah pernyataan yang secara tidak langsung mengakui korelasi antara kualitas kepolisian dan kemajuan nasional secara keseluruhan.

Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, tegas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait