Nugraha Sakanti Wujud Kepercayaan Negara kepada Polda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya menjelaskan Nugraha Sakanti bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan bentuk kepercayaan negara atas ketulusan pengabdian seluruh jajaran dalam Jaga Jakarta dan melayani masyarakat. Kapolda menegaskan Nugraha Sakanti wajib dimaknai sebagai amanah negara dan kepercayaan masyarakat yang melekat pada setiap insan Polda Metro Jaya. Penghargaan Nugraha Sakanti diberikan kepada kesatuan Kepolisian yang dinilai berjasa dalam tugas kepolisian serta bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.
“Penganugerahan ini hendaknya tidak dimaknai semata-mata sebagai kebanggaan saja, melainkan sebagai peneguhan bahwa setiap insan Polda Metro Jaya melekat amanah negara dan kepercayaan dari masyarakat,” kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.
Di sisi lain, penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada Polda Metro Jaya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 TK Tahun 2026. Amanah itu diwujudkan lewat kehadiran Polri yang membawa rasa aman, melayani dengan tulus, menegakkan hukum adil, dan menjaga kehormatan ibu kota. Dalam kesempatan itu, upacara Tradisi Penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti Polda Metro Jaya dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.
Kapolda menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta tidak mungkin dilakukan Polri seorang diri tanpa dukungan pihak lain. Lebih lanjut, kapolda menyatakan Nugraha Sakanti bukan garis akhir pengabdian, melainkan pendorong moral agar jajaran Polda Metro Jaya terus bekerja lebih baik. Sinergi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TNI, Polri, dan masyarakat Jakarta disebut sebagai kekuatan penting dalam menghadapi dinamika ibu kota yang kompleks.
Pada bagian lain amanatnya, penghargaan itu mencerminkan kerja keras, dedikasi, dan loyalitas keluarga besar Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan serta melayani warga. Kapolda menegaskan bahwa setiap personel memiliki peran penting, baik yang bertugas di lapangan, sentra pelayanan kepolisian, jalan raya, kewilayahan, maupun personel pendukung di balik layar.
